Get updated with Pasiad Indonesia's latest activities at http://pasiadindonesia.org
Get details related with Indonesian Science Project Olympiad at www.ispo.or.id
|
|
| Indonesian-Turkish School Building the Future Education [Indonesian] |
|
National daily Republika summarizes the activities of Indonesian-Turkish schools. Indonesia-Turkish School Mewujudkan Pendidikan Masa DepanSenin, 03 Juli 2006 Pendidikan dasar merupakan fondasi penting yang harus dimiliki setiap anak. Pendidikan yang bagus dan berkualitas akan menghasilkan generasi masa depan yang memiliki kompetensi dan krebilitas tinggi. Dan pendidikan yang baik, menjadi bekal peserta didik dalam menghadapi persaingan dan kompetisi yang ketat di era mendatang. Untuk itu, pemilihan lembaga pendidikan, sangat berpengaruh dalam menentukan tumbuh kembangnya anak kelak. Sekolah yang baik, tentunya juga harus didukung dengan sistem pengajaran dan kurikulum yang baik, serta sarana-prasarana pendidikan yang memadai. Sekolah model ini dimiliki oleh Sekolah Kharisma Bangsa atau Indonesia-Turkish School. Sekolah ini adalah kerjasama antara Yayasan Kharisma Bangsa dengan Yayasan Pasific Countries Social Economic and Education Solidarity Association (Pasiad) Turki. Yayasan Kharisma Bangsa merupakan bagian dari penerbit Yudhistira-Ghalia Grup yang telah lama mendukung dunia pendidikan di Indonesia. Sementara, Yayasan Pasiad adalah lembaga sosial asal Turki yang bergerak di bidang solidaritas sosial, budaya, ekonomi dan pendidikan. Lembaga ini telah berkecimpung dalam dunia pendidikan lebih dari 25 tahun. Sedangkan di Indonesia, Yayasan Pasiad memulai kiprahnya sejak tahun 1995. Sejumlah lembaga pendidikan yang didirikan Yayasan Pasiad di Indonesia adalah Faith-College di Aceh, Sekolah Semesta di Semarang, serta Sekolah Pribadi di Bandung dan Jakarta, dan terakhir Sekolah Kharisma Bangsa. Sekolah-sekolah tersebut, merupakan sekolah nasional yang berwawasan internasional. Kurikulum internasional yang diterapkan di sekolah hasil kerjasama kedua negara ini, diadopsi dari konsep pendidikan model Yayasan Pasiad yang sudah dikembangkan bertahun-tahun di sekolah Pasiad di seluruh dunia. Sistem belajarnya pun menggunakan dua bahasa, yakni Inggris dan Indonesia. Siswa juga akan diperkenalkan dengan bahasa Turki. General Manager, Sekolah Kharisma Bangsa, Attila Erol mengatakan, Indonesia-Turkish School (Sekolah Kharisma Bangsa) memiliki sejumlah lembaga pendidikan mulai dari Preschool, TK, SD, SMP hingga SMA. Untuk sekolah setingkat SMP dan SMA, Yayasan Pasiad menawarkan konsep sekolah berasrama. Selain itu, Yayasan Pasiad melalui Indonesia-Turkish School juga menawarkan konsep sekolah global yang menggunakan kurikulum nasional Plus. Konsep ini diperkuat lagi dengan fasilitas yang representatif, seperti laboratorium sains, laboratorium komputer, perpustakaan, gedung berlantai empat, in-focus, sarana olah raga, ruang kelas ber-AC dan berbagai sarana pendukung lainnya. Selain itu, sekolah ini juga menerapkan sistem teknologi digital untuk membantu siswa dalam memahami pelajaran dengan mudah, seperti website (internet), projektor dan multimedia. ''Fasilitas yang kami sediakan, tidak saja baru, tapi juga memiliki teknologi terdepan. Sehingga siswa bisa menikmati dan belajar dengan menggunakan fasilitas terbaik untuk mempermudah menerima pelajaran,'' jelasnya. Attila menambahkan, pihaknya juga menyediakan dua unit laboratorium, yakni laboraorium komputer dan sains. Masing-masing didesain dengan menggunakan metode pengajaran yang disesuaikan dengan tingkat dan kebutuhan siswa. Contohnya, laboratorium komputer untuk tingkat SD menggunakan peranti lunak (software) yang berbeda dengan tingkat SMP dan SMA. Laboratorium komputer tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas multimedia. Setiap siswa bisa belajar dengan menggunakan proyektor atau menonton film melalui LCD monitor. Selain itu, sekolah ini juga menyediakan laboratorium sains untuk siswanya. Siswa SD bisa melakukan eksplorasi dan mempelajari mata pelajaran sains di laboratorium sains. Sedangkan siswa SMP dan SMA menggunakan laboratorium sains yang disesuaikan dengan mata pelajarannya, seperti fisika, biologi dan kimia. Laboratorium untuk siswa SMP dan SMA ini dirancang sesuai dengan kualifikasi Olimpiade. Siswa pun harus mengikuti metode pelajaran layaknya mahasiswa di Perguruan Tinggi (kampus). ''Dengan cara ini, diharapkan akan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan kualifikasi yang dapat bersaing di dunia Internasional,'' ujar Attila. Prestasi Selain itu, siswa dari Indonesia-Turkish School tercatat juga memenangkan sejumlah kejuaraan Internasional, seperti medali perak pada kejuaraan Project Computer di Roma (Italia) yang diikuti 40 negara. Medali emas dan perunggu pada kejuaraan bahasa Turki yang diselenggarakan di Istambul (Turki) yang diikuti 24 negara. Prestasi lain yang diperoleh, piagam penghargaan dari Pemerintah Turki melalui kompetisi Industrial Desain yang diselenggarakan di Ankara (Turki). Sedangkan pada kejuaraan nasional, beberapa siswa dari Indonesia-Turkish School ini juga memenangkan berbagai kejuaraan nasional. Budi Pratomo siswa kelas III B SMP Pribadi berhasil meraih medali perunggu pada Olimpiade Sains Tingkat Nasional. Source: http://www.republika.co.id/suplemen/cetak_detail.asp?mid=1&id=254807&kat_id=105&kat_id1=151 |
| < Prev | Next > |
|---|
Copyright © 2000 - 2007 SD-SMP-SMA Pribadi :: Indonesian/Turkish Boarding School ::.